3 Tahap Pemurnian pada Vaseline untuk Cegah Efek Iritasi dan Alergi

3 Tahap Pemurnian pada Vaseline untuk Cegah Efek Iritasi dan Alergi

5986df4d15f219c83a99e013_m

Anda pernah mengalami kulit kering dan bibir pecah-pecah di musim dingin atau stretch mark saat hamil? Vaseline bisa mengatasi semua permasalahan tersebut. Lantas, jika anak-anak yang mengalaminya, apakah aman untuk diberikan? Tentu, Vaseline bisa digunakan semua kalangan dari berbagai usia. Hal ini dikarenakan, adanya 3 tahap pemurnian yang harus dilewati Vaseline sebelum sampai ke tangan Anda. Apa sajakah itu?

  1. Proses Destilasi

Proses destilasi atau penyulingan merupakan pemisahan dua atau lebih komponen zat cair saat berada pada titik didihnya. Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa proses pemurnian dilakukan dengan cara memanaskan atau mendidihkan zat cair hingga menguap. Selanjutnya, uap ini didinginkan sehingga kembali menjadi zat cair.

Proses pendinginan ini dapat dilakukan dengan bantuan kondensor (heat exchanger/mesin pengubah uap menjadi cair). Nah, zat cair dengan titik didih lebih rendah akan menguap terlebih dahulu. Misalnya, Anda ingin memisahkan air dengan bensin jenis Nafta (bensin berat, titik didih 800), maka Nafta lebih dulu menguap daripada air yang titik didihnya 1000.

  1. Proses Deaerasi

Deaerasi merupakan proses pemurnian air (water tretment) atau penyaringan zat cair dari gas-gas terlarutnya, seperti oksigen (02), karbondioksida (CO2), dan hidrogen sulfida (H2S). Ada dua metode deaerasi, yaitu deaerasi dengan sistem pemanasan yang pemurniannya dilakukan menggunakan pemanas pada suhu tertentu, serta deaerasi dengan perlakuan kimia (sistem penambahan zat) yang prosesnya dilakukan dengan cara memasukkan larutan kimia ke air.

  1. Proses Filtrasi

Proses filtrasi atau penyaringan ini merupakan pembersihan partikel padat dari suatu fluida (zat cair atau gas) dengan melewatkannya pada medium penyaringan (septum). Ada 3 jenis metode atau teknik filtrasi yang bisa ditempuh, yaitu filtrasi panas (pemisahan zat padat dari larutan panas), filtrasi dingin (pendinginan dan pengkristalan larutan dengan penangas es), dan filtrasi vakum (mengeringkan kristal dengan corong Buchner).

Intinya, hasil akhir ketiga jenis proses filtrasi tersebut sama, yaitu terbentuknya endapan. Begitupula dengan kedua proses pemurnian sebelumnya (destilasi dan deaerasi), yaitu bertujuan untuk memisahkan banyak zat hingga memperoleh zat yang diinginkan. Zat inilah yang murni karena telah bersih dari berbagai macam kotoran yang sebelumnya melekat.

Tubuh kita juga memiliki organ yang mampu melakukan proses ini, yaitu ginjal. Ginjal akan melakukan penyaringan darah dalam glomelurus kemudian disusul proses reabsorbsi selektif terhadap berbagai zat penting dalam tubuh untuk mempertahankan kondisi homeosatatisnya (kesetimbangan dinamis yang konstan).

Ketiga tahap pemurnian ketat tersebut dilalui oleh Vaseline sehingga menghasilkan 100% petroleum jelly murni. Meski mengandung petroleum dan lilin murni, Vaseline tetap lembut saat diaplikasikan ke kulit, non-comedogenic (tidak menyumbat pori-pori kulit), serta tidak akan menyebabkan reaksi alergi.

 

Post Comment