5 Langkah Sigap Menghadapi Diare pada Anak! Orang Tua Wajib Tahu

5 Langkah Sigap Menghadapi Diare pada Anak! Orang Tua Wajib Tahu

Daya tahan tubuh anak tergolong rentan, sehingga lebih mudah terserang penyakit. Diare adalah suatu gangguan kesehatan yang harus segera ditangani.  Masalah pencernaan tersebut bisa menyebabkan dehidrasi jika terlampau parah. Untuk itu, diperlukan langkah sigap menghadapi diare pada anak sebagai berikut.

  1. Mencari Penyebab Diare

Diare dapat disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya faktor makanan, minuman, kondisi lingkungan, stres atau tekanan, dan sebagainya. Apabila persoalan diare ini sudah menyerang anak Anda, carilah penyebab diare tersebut. Anda harus sigap dan tanggap dalam hal ini.

kenali-tanda-bahaya-diare-800x500_c

Mencari penyebab diare perlu dilakukan, sehingga bisa menghindarinya. Jika penyebab diare sudah diketahui, cobalah untuk menghindarinya. Dengan langkah ini, anak Anda akan sembuh dan kemungkinan tidak akan mengalami diare yang tentunya mengganggu aktivitas sehari-hari.

  1. Memberikan Oralit

Langkah penanganan pertama dalam persoalan diare ini adalah memberikan minuman hangat agar rasa sakit perut yang menyertai bisa disembuhkan. Setelah memberikan minuman hangat untuk meredakan rasa sakit, maka Anda bisa memberikan oralit kepada anak, sebagai penanganan pertama pada diare untuk mengganti cairan tubuh.

  1. Memeriksakan ke Dokter

Langkah ketiga dalam mengatasi diare adalah dengan memeriksakan diri ke dokter. Setelah penanganan dalam mencari penyebab diare dan memberikan oralit, maka Anda perlu memastikan faktor penyebab dari diare tersebut dengan cara memeriksakan anak ke dokter. Setelah itu, pengobatan bisa dilakukan.

Upayakan untuk meminum obat secara rutin sesuai dengan anjuran dokter. Amati perkembangan kondisi kesehatan anak. Apabila masih terdapat gejala diare, maka segeralah melakukan pemeriksaan kedua kalinya ke dokter dan mintalah saran yang tepat untuk menanganinya.

  1. Mengonsumsi Lebih Banyak Cairan

Persoalan pencernaan berupa diare dapat bertambah parah apabila tidak ditangani dengan segera. Apa akibatnya? Penderita diare berpotensi kekurangan cairan akibat mengeluarkan cairan lebih banyak. Dehidrasi ini bisa ditangani dengan memberikan lebih banyak cairan untuk menggantikan ion tubuh.

Minum air putih merupakan cara untuk menambah jumlah cairan pada tubuh, sehingga bisa kembali fresh. Buah-buahan yang mengandung banyak cairan, meliputi jeruk, semangka, melon, dan sebagainya, juga tepat untuk dikonsumsi. Solusi penambahan cairan selanjutnya adalah mengonsumsi air kelapa.

  1. Memperhatikan Makanan dan Minuman

Kebersihan makanan dan minuman tentu mempengaruhi kondisi kesehatan. Usahakan untuk memilih menu yang terjamin kandungan gizi serta kebersihannya. Kelayakan makanan dan minuman yang dikonsumsi bisa menghindarkan dari kuman dan penyakit, sehingga faktor penyebab diare dapat diminimalisir.

Diare pada anak merupakan gangguan kesehatan yang wajib ditangani dengan sigap. Beberapa langkah tersebut harus diupayakan untuk mengobati diare agar kondisi anak membaik dan mampu kembali menjalankan aktivitas. Langkah sigap menghadapi diare pada anak bisa mencegah efek diare, seperti dehidrasi.

 

Post Comment