6 Permainan yang Mampu Meningkatkan Perkembangan Motorik Anak

6 Permainan yang Mampu Meningkatkan Perkembangan Motorik Anak

61perkembangan-motorik-halus-anak-usia-1-3-tahun

Ketika bicara soal anak pasti kita akan mengidentikkan dengan mainan. Memang tidak ada habisnya kalau bincang-bincang soal si kecil. Di mana pun tawa mereka selalu menceriakan dunia. Tahu tidak? Untuk meningkatkan perkembangan motorik anak, kita wajib menyediakan permainan yang menarik dan benar. 6 permainan ini kiranya bisa langsung dipraktikkan di rumah.

  1. Bermain Tangkap Bola

Sekilas permainan ini tampak ringan dan biasa saja. Sekilas memang begitu. Tapi efek yang ditimbulkan tidak sesederhana itu. Ketika kita bermain tangkap bola pada si kecil, hal yang pasti didapatkan adalah kita sama-sama bahagia. Selain itu, secara tidak langsung kita juga melatih kecepatan tangan, konsentrasi, dan juga membuat mereka jadi lebih aktif.

  1. Bermain Lilin Mainan

Bermain lilin mainan ini beruntungnya sudah dikenalkan di Taman Kanak-Kanak. Ketika si anak bermain lilin mainan, otaknya akan dirangsang jadi lebih kreatif. Lilin mainan bisa dibentuk jadi apa saja, misalnya robot-robotan, putri duyung, rumah. Atau yang mudah bisa untuk bikin batu. Kreativitas yang terlatih akan berpengaruh pada masa depannya kelak.

  1. Bermain Kelereng

Bermain kelereng pada tahun-tahun sebelum pamor video game naik, sangatlah populer. Permainan ini bisa dilakukan dengan dua anak atau lebih. Hal yang menguntungkan dari bermain kelereng adalah bisa meningkatkan konsentrasi anak. Selain itu juga bisa menambah teman dan interaksi sosial jadi lebih aktif.

  1. Bermain Pasir

Hampir sama dengan lilin mainan, bermain pasir bisa meningkatkan kreativitas anak. Namun ada yang berbeda. Permainan pasir tidak hanya untuk bikin benda-benda yang menarik perhatian mereka. Ada permainan lain yang bisa dilakukan dengan pasir. Antara lain seperti bikin lubang di bawah bukit-bukitan. Permainan ini bisa bikin anak lebih imajinatif.

  1. Lompat Tali

Permainan ini sangat sederhana. Alat yang dibutuhkan hanya tali. Atau kalau mau yang lebih kreatif, bikin tali itu dengan rantai yang dibuat dari karet. Cara mainnya bisa dibantu dengan dua anak yang memegang tali, satunya melompat. Bisa juga dilakukan sendiri. Permainan ini bisa melatih konsentrasi otak, melatih kontrol mata, dan juga tentunya menyehatkan.

  1. Bekel

Siapa yang tidak kenal dengan bekel? Di kalangan anak-anak perempuan, permainan bekel sangat populer. Tapi tidak menutup kemungkinan pula kalau anak laki-laki mau ikut main. Fungsi dari permainan bekel bisa meningkatkan kemampuan jari-jari tangan, melatih konsentrasi otak, dan juga bisa merangsang anak agar lebih gesit.

Keenam permainan tersebut aman dan bisa dipraktikkan di rumah. Perkembangan motorik anak yang terus-menerus dirangsang dengan cara menyenangkan bisa membuat masa depan mereka lebih cerah. Jadi, selalu sediakan permainan yang aman dan menarik untuk si kecil. Satu hal yang tak kalah penting adalah sebaiknya kita tidak membiarkan anak-anak cepat bosan.

 

Post Comment