Hukum Zakat Fitrah Adalah Wajib dan Perhatikan Waktu Pembayarannya

Hukum Zakat Fitrah Adalah Wajib dan Perhatikan Waktu Pembayarannya

Zakat fitrah dilakukan oleh umat muslim ketika menjelang shalat ied. Zakat fitrah ini sama hal nya dengan kata fitri yang mana mempunyai kaitannya dengan perayaan dengan hadirnya hari raya idul fitri. Zakat fitrah ini dianjurkan untuk diberikan sebelum datangnya shalat ied. Dalam hal memberikan zakat pun juga wajib diberikan kepada orang yang benar-benar memiliki hak untuk menerima zakat tersebut. Karena Allah telah menjelaskan 8 golongan orang berhak menerima zakat, serta dengan karena alasan tertentu yang menyebabkan 8 orang golongan tersebut diwajibkan untuk diberi zakat.

Zakat-Fitrah

Orang pilihan Allah yang diberi hak untuk menerima zakat merupakan orang yang tidaklah sembarangan, karena Allah Maha tahu dan Allah Maha bijaksana kepada setiap umat yang selalu mendekatkan diri kepadanya. Ini lah 8 golongan orang yang berhak menerima zakat:

  • Amil.
  • Muallaf.
  • Gharim.
  • Fisabililah.
  • Fakir.
  • Ibnusabil.
  • Miskin.
  • DzurRiqab.

Zakat fitri yang diberikan pada satu atau dua hari sebelum menjelang hari raya idul fitri maka hal tersebut hukumnya sah, akan tetapi zakat fitri tidak bisa dibayarkan setelah hari raya idul fitri. Pada pertengahan puasa, maka zakat fitri tersebut sudah dapat untuk diberikan dengan alasan untuk menyegerakan. Akan tetapi masih ada pendapat dari beberapa ahli yang mengalami perbedaan antara satu dengan yang lainnya.

Ada beberapa hadits yang menjelaskan mengenai ukuran serta bentuk zakat fitrah yang akan diserahkan ketika akan menjelang hari raya idul fitri. Perintah yang telah diberikan mengenai ukurannya yaitu dengan satu sho’ yang mana antara 2,157 hingga 3,0 kg. untuk zakat fitrah dapat berupa makanan pokok misalkan saja seperti yang telah dijelaskan pada hadits, bahwa makanan pokok yang dapat diberikan dalam bentuk zakat yaitu gandum, beras, minyak, kurma atau yang lainnya. Pada nilai masing-masing pun juga berbeda. Menurut Rasulullah memberikan zakat fitrah dalam bentuk uang maka tidaklah tepat. Dengan begitu zakat yang tepat yaitu dengan makanan pokok agar sampai ke tangan orang fakir miskin.

Hukum zakat fitrah adalah wajib bagi umat muslim baik laki-laki ataupun perempuan, baik anak kecil, orang dewasa, orang yang sudah merdeka atau budak. Para ulama telah menyetujui ketentuan akan hal tersebut. Pada jaman dahulu, nabi memberikan zakat fitri dalam bentuk gandum, kurma, anggur dan juga keju. Sedangkan kita yang hidup pada jaman sekarang zakat yang dapat diberikan yaitu berupa beras. Mengeluarkan zakat fitri selain makanan, maka hukumnya tidaklah sah, mayoritas ulama berpendapat seperti itu. Karena jika membayar zakat dengan uang sama halnya dengan menyelisihi perintah Rasul. Seperti yang sudah Anda ketahui bahwa Rasullullah memberikan jenis makanan yang memiliki perbedaan pada harga dan tidak hanya pada satu harga, sehingga dengan begitu maka yang diperintah kan untuk zakat berlaku hanya pada jenis makanan.

 

 

Post Comment